7 Aktivitas Keluarga Terbaik di Riyadh
Riyadh bukan hanya ibu kota yang dipenuhi gedung pencakar langit dan souq; ini adalah taman bermain budaya, petualangan, dan momen keluarga yang tak terlupakan yang menunggu untuk dieksplorasi.
Riyadh, ibu kota Arab Saudi, memiliki jauh lebih banyak daripada gedung tinggi dan souq yang sibuk. Anda akan menemukan tampilan ilmiah yang menakjubkan, taman besar dengan ruang bagi anak-anak untuk berlari-lari, dan banyak peluang untuk belajar, bermain, dan berkreasi. Ciptakan kenangan abadi bersama keluarga dengan 7 atraksi terbaik untuk anak-anak di Riyadh.
Museum Nasional Arab Saudi
Terletak di dalam Pusat Sejarah King Abdulaziz adalah Museum Nasional Arab Saudi, yang terdiri dari delapan galeri tematik yang menggambarkan berbagai periode dalam sejarah kerajaan. Meliputi Istana Murabba dan area seluas 28.000 meter persegi, museum ini juga memiliki perpustakaan yang lengkap, sebuah masjid yang indah, taman-taman yang rimbun, dan ruang pertemuan. Museum ini mengandung seni Islam serta contoh-contoh arsitektur Najdi yang indah, berfungsi untuk menggambarkan warisan keluarga kerajaan dan menyampaikan aspek-aspek pembentukan Arab Saudi, menjadikannya salah satu atraksi terbaik untuk anak-anak di Riyadh. Museum buka dari hari Senin hingga Rabu dan Sabtu dari pukul 9 pagi hingga 7 malam, Kamis dari pukul 9 pagi hingga 10 malam, dan Jumat dari pukul 2 siang hingga 10 malam; tutup pada hari Minggu.
Ad-Diriyah dan Dune Pasir Merah
Ad-Diriyah, barat Riyadh, memiliki status Warisan Dunia UNESCO dan merupakan rumah bagi keluarga kerajaan Saudi. Reruntuhan dari bata lumpur dibagi menjadi tiga distrik utama: Turaif, Ghusaibah, dan Bujairi. Turaif, yang terletak di puncak bukit, memiliki istana-istana yang dipugar dan diubah menjadi museum. Ghusaibah adalah ibu kota pertama Arab Saudi hingga tahun 1683. Bujairi mencakup rumah Sheikh Mohammed bin Abdul Wahab dan Gerbang Diriyah yang baru. Distrik ini juga dikenal dengan Istana Salwa, Rumah Mandi At-Turaif, dan Masjid Imam Mohammad bin Saud. Taman Warisan Bujairi menyajikan kegiatan budaya dengan makanan tradisional. Balapan Formula E Diriyah ePrix diadakan di daerah ini, dan Mosim FC berbasis di sana, menjadikannya salah satu daya tarik terbaik di Riyadh.
Pasir merah yang mengesankan dari Red Sand Dunes, yang terletak dekat ibu kota, menarik banyak wisatawan untuk berkendara quad, mendaki, dan safari gurun. Wisatawan dapat menikmati seni falconry dan teh Arab di tengah pemandangan gurun yang indah yang terdiri dari bukit pasir merah yang kontras, langit biru, dan ladang pertanian hijau yang subur di sekitarnya. Pastikan Anda tidak melewatkan perjalanan safari dengan ATV, karena itu adalah salah satu hal terbaik untuk dilakukan selain bersantai dan menikmati budaya Arab.
Ujung Dunia
Jangan biarkan nama itu menakutimu, karena Edge of the World, atau Jebel Fihrayn, adalah tebing yang menakjubkan dengan dinding tebing vertikal setinggi 300 m dari dasar gurun. Tempat ini terletak di Tuwaiq Escarpment dan menghadap ke dasar laut kuno dan aliran sungai yang mengering. Ada jalur hiking hingga ke puncak tebing dengan fosil-fosil di sepanjang jalan. Acacia Valley adalah destinasi camping semalam. Tempat ini melindungi formasi seperti Elephant Rock dan Jabal Abyad, serta peninggalan dari rute perdagangan kuno, menjadikannya salah satu hal terbaik yang dapat dilakukan di Riyadh untuk anak-anak.
Wadi Hanifa dan Souq Al-Thumairi
Salah satu tempat wisata terbaik di Riyadh adalah Wadi Hanifa, yang telah berkembang dari situs pembuangan limbah menjadi cagar alam yang membentang sekitar 120 km. Dikelilingi oleh kebun buah dan lahan pertanian, Wadi Hanifa terdiri dari saluran air, taman yang tertata rapi, dan jalur pejalan kaki yang indah. Tempat ini ideal untuk memancing, piknik, jogging, dan bersepeda. Cagar alam ini menyediakan habitat dan dukungan bagi lebih dari 300 spesies burung migrasi dan flora asli yang bervariasi, serta area bermain anak-anak dan kafe di dekatnya.
Souq Al-Thumairi, dekat dengan Benteng Masmak, adalah pasar tradisional utama Riyadh. Dari barang antik yang unik hingga kerajinan tangan yang indah, sampai parfum yang mewah, Anda dapat menemukan hampir semua hal di sini. Periksa koleksi keren yang dipajang, seperti belati, teko kopi, perhiasan, dan banyak lagi. Souq ini terkenal dengan kopi Arab panas dan kurma lezat, sementara beberapa restoran di dekatnya menyajikan makanan Saudi asli.
Jalur Unta dan Benteng Masmak
Jalur Unta adalah rute perdagangan kuno yang dipahat ke dalam Tuwaiq Escarpment dan digunakan oleh karavan unta yang menuju ke Mekah. Sekarang ini adalah area rekreasi untuk pejalan kaki, kemping, pengendara sepeda, dan penggemar matahari terbenam. Jalur ini menghubungkan rute bersejarah antara Najd dan Hejaz dan dapat diakses dengan mudah melalui jalan dari Riyadh.
Kastil Masmak berusia sekitar 150 tahun, dibangun sebagai benteng dan pos militer; sekarang ini menjadi museum yang memamerkan artefak abad ke-20, foto-foto, dan sebuah dokumenter tentang Pertempuran Riyadh, menjadikannya salah satu tempat terbaik untuk dilihat di Riyadh. Kastil ini memiliki empat menara pengawas setinggi 18 meter, dan tidak jauh dari situ terdapat Souq Al Zal, yang umumnya dikenal karena kerajinan tradisional Saudi, emas, dan pakaian lokal.
Menara Kingdom Centre
Kingdom Center Tower adalah setinggi 300 meter dan memiliki jembatan langit sepanjang 56 meter yang memberikan pemandangan Riyadh melalui dinding kacanya. Akses ke jembatan langit adalah dengan lift cepat yang membawa tamu ke lantai 99 untuk melihat pemandangan kota dari ketinggian. Selain pemandangan megah, butik mewah, toko perhiasan, Hotel Four Seasons Riyadh, dan Vox Cinemas juga dapat ditemukan di menara ini. Kedai kopi terbesar di dunia, Al Masaa Café, terletak di seberang tempat ini.
Deera Square
Deera Square, yang terletak dekat dengan Benteng Masmak, juga dikenal sebagai Justice Square atau Al-Safaa Square. Secara historis, tempat ini merupakan lokasi untuk eksekusi publik. Meskipun jarang terjadi saat ini, eksekusi bukanlah satu-satunya acara yang memberikan makna sejarah pada alun-alun ini. Tempat ini juga dikelilingi oleh situs-situs bersejarah penting seperti Masjid Agung Imam Turki Bin Abdullah, Souq Al Zal, dan Istana Sejarah Murabba. Luangkan waktu untuk berjalan-jalan di sekitar tempat ini, mengagumi suasana sejarah yang kaya, dan kunjungi pasar yang hidup, penuh dengan barang-barang buatan lokal.
Inap dengan nyaman di Riyadh di ALMA Hotel Riyadh — sebuah hotel modern di Jalan King Abdullah yang menawarkan akses mudah ke distrik perbelanjaan, pusat bisnis, dan atraksi kota utama.

